Text
Selayang Pandang: Maluku
Masyarakat Maluku mempunyai tradisi unik yang disebut dengan naik kepala masjid. Ini merupakan tradisi yangsudah tua yang diselenggarakan masyarakat di Desa Batumerah, Kota Ambon. Di manakah letak keunikantradisi tua ini? Tradisi naik kepala masjid merupakan upacara untuk menaikkan kepala masjid yang tidak hanya dilakukan penduduk yang beragama muslim, tetapi juga saudara suku mereka yang nonmuslim. Upacara ini diikuti penduduk dari negeri Passo, Ema, dan Hative Besar yang penduduknya beragama Kristen. Tanpa mengenal perbedaan keyakinan, mereka bahu-membahu menaikkan kepala masjid dalam upacara tersebut. Apa
pelajaran yang dapat kita petik dari peristiwa sosial ini? Ya . . . sebuah kerukunan antarwarga masyarakat
Maluku. Sebuah pelajaran berharga yang patut direnungkan dan menjadi sebuah contoh keteladanan, apalagi
mengingat kondisi kemasyarakatan bangsa Indonesia yang tengah diuji dengan berbagai banyaknya konflik
horisontal, antarelemen masyarakat. Kita harus prihatin dengan kondisi ini dan semangat persatuan dan
kesatuan bangsa harus kembali dibangkitkan. Ilustrasi di atas merupakan salah satu kekayaan budaya yang
dimiliki masyarakat di Provinsi Maluku. Ada banyak sekali potensi dan karakteristik provinsi yang berada di
jazirah timur Indonesia ini. Apa sajakah itu? Nah, berbagai hal menarik tentang Maluku dapat disimak dalam
buku ini, Selayang Pandang Maluku. Selamat membaca . . . .
| B00884 | 911.5985 NUG s | My Library (Geografi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain